Sabtu, 10 September 2022

YLSM News, 9 September 2022
Penjemputan babi adat  yuwo suku mee Papua timur pada tgl 9 Agustus 2022


PROSESI ACARA PESTA ADAT YUWO DI ETOGEI AGADIDE PANIAI MEEPAGO PAPUA TENGAH SUDAH SEDANG BERJALAN AMAN DAN LANCAR SESUAI RENCANA DAN PENCAPAIAN TUJUAN YANG TELAH DISEPAKATI BERSAMA DALAM FORUM PERTEMUAN PERWAKILAN SERIKAT FAM ASLI PAPUA BARAT SETEMPAT.

Keamanan wilayah sasaran acara pesta adat Yowo dalam Distrik Fajar Timur selama prosesi acara berlangsung menjadi tanggung jawab bersama semua pihak. Faktor kemanan tidak diharapakan dari pihak manapun juga di wilayah Agadide dan sekitarnya. Semua pihak telah diberikan kebebasan untuk berkunjung ke lokasi pesta adat Yowo di Etogei Yabomaida Agadide Paniai Meepago Papua Tengah. Semua pihak wajib mengikuti seluruh keputusan dan yang telah ditetapkan dalam Forum Perwakilan Serikat Fam/Marga yang menghuni dalam wilayah sasaran.


Perkembangan Aman dan dan gerakan Serikat Fam serta partisipasi masyarakat, para penyumbang Babi dan para pengunjung pun sedang ramai di  kampung Etogei sambil merasakan kebahagiaannya.
Pemotongan harga daging Babi semua ukuran potongan pun sudah cukup besar dan harga tidak lewat 500 ribu rupiah/potong. Keputusan harga daging Babi antara Rp 150.000 sampai  500.000 rupiah sesuai potongannya saja.

Daging Babi banyak pembelinya kurang

Kunci segalanya ada di rakyat akar rumput Pribumi Papua Bagian Barat dari Sorong sampai Samarai

OAP DITUNTUT ZAMAN RANCANG PROGRAM KEMANDIRIAN PRIBUMI PAPUA UNTUK DIIMPLEMENTASIKAN DALAM MASA KRISIS KEPERCAYAAN INI. KARENA FUNGSI TUGAS PEMERINTAH REPUBLIK PAPUA SEBAGAI WAKIL ALLAH SUDAH BERUNAH MENJADI WAKIL.IBLIS YERHADAP ORANG ASLI PAPUA


Pelestarian Budaya Yuwo Itu salah satu cara melawan kekerasan negara Republik Indonesia dan kejahatan kemanusiaan melalui gerakan rakyat akar rumput Pribumi Papua Bagian Barat terutama sektor keamanan dimana dalam situasi rawan di wilayah operasi militer Indonesia yang tidak diberikan kepercayaan kepada pihak keamanan Indonesia dari Polisi dan TNI. Pihak militer Indonesia tidak diberikan kepercayaan untuk menjaga proses kegiatan pesta adat Yowo di Paniai Meepago.

Kesimpulan :

Pemerintah penguasa dunia dan penguasa agama modern sudah lama buruh manusia Papua untuk dimusnahkan dari tanah leluhurnya sendiri, tanah Papua Bagian Barat dari Sorong sampai Samarai. Sedangkan manusia Papua Bagian Barat sedang buruh Babi untuk menuju kemandirian diatas tanah leluhur sendiri.



Dilaporkan oleh Servius Kedepa Ketua Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat Pegunungan Tengah Papua Barat merangkap Presiden Pemerintahan Adat Perserikatan Pribumi Papua Bagian Barat dari Sorong sampai Samarai.

Google Translate In English :

YLSM News, September 9, 2022



THE PROCESS OF THE YUWO TRADITIONAL PARTY EVENT AT ETOGEI AGADIDE PANIAI MEEPAGO CENTRAL PAPUA HAS ALREADY WAS GOING SAFE AND SUCCESSFUL ACCORDING TO THE PLAN AND ACHIEVEMENT OF THE OBJECTIVES ALREADY AGAINED IN THE ASTEMLI WEST PAPUA FAM UNION REPRESENTATIVE FORUM.

The security of the target area for the Yowo traditional party in Fajar Timur District during the procession of the event is the shared responsibility of all parties.  The security factor is not expected from any party in the Agadide area and its surroundings.  All parties have been given the freedom to visit the location of the Yowo traditional party in Etogei Yabomaida Agadide Paniai Meepago, Central Papua.  All parties must follow all decisions and those that have been determined in the Fam/Marga Union Representative Forum that inhabits in the target area.


The development of Aman and the Fam Union movement as well as community participation, Pig donors and visitors are also busy in Etogei village while feeling happy.
Cutting the price of pork for all sizes of pieces is quite large and the price does not exceed 500 thousand rupiah / piece.  The decision on the price of pork is between IDR 150,000 to IDR 500,000 according to the cut.

 Pork has many buyers, less

The key to everything is in the grassroots people of West Papuan Indigenous people from Sorong to Samarai

OAP IS REQUIRED IN THE AGE OF A PAPUA INDIGENOUS INDEPENDENCE PROGRAM DESIGN TO BE IMPLEMENTED IN THIS TIME OF TRUST CRISIS.  BECAUSE THE FUNCTION OF THE GOVERNMENT OF THE REPUBLIC OF PAPUA AS A REPRESENTATIVE OF GOD HAS ALREADY BECOME A REPRESENTATIVE OF THE DEVIL OF THE REPUBLIC OF PAPUA TO THE ORIGINAL PEOPLE OF PAPUA


Preservation of the Yuwo Culture is one way to fight the violence of the Republic of Indonesia and crimes against humanity through the grassroots movement of the West Papuan Indigenous people, especially the security sector which is in a vulnerable situation in the area of ​​Indonesian military operations where the Indonesian security forces are not trusted by the Police and TNI.  The Indonesian military was not given the trust to maintain the process of the Yowo traditional party at Paniai Meepago.

 Conclusion :

The government of the world rulers and the rulers of modern religion have long been the laborers of Papuan people to be exterminated from their own ancestral land, the land of West Papua from Sorong to Samarai.  Meanwhile, West Papuans are working pigs to achieve independence on their own ancestral land.



Reported by Servius Kedepa Head of the West Papua Central Highlands Non-Governmental Organization Foundation and concurrently President of the Indigenous Peoples Union of West Papua from Sorong to Samarai.

Senin, 28 Februari 2022

Promosi Perpustakaan I'anah Sebagai Media Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah


A-Buletin Perpustakaan -


 Promosi merupakan salah satu unsur bauran pemasaran, yaitu yang berisikan beberapa variabel untuk menjual produk/jasa guna memenuhi target. Terdapat 4 (empat) bauran pemasaran yaitu produk, harga, distribusi dan lokasi, serta promosi.


Perpustakaan I'anatut Thalibin (I'anah) melakukan promosi perpustakaan sebagai upaya esensial untuk menarik dan meningkatkan penggunaan perpustakaan, sehingga hakekat dan fungsi serta tujuan perpustakaan dapat memasyarakat bagi kepentingan para pemakainya.


Perpustakaan I'anah melakukan beberapa strategi dalam melaksanakan kegiatan promosi perpustakaan sekolah yaitu: 

1. Kontak Perorangan

Promosi secara kontak perorangan dilakukan melalui pertemuan langsung antara perpustakaan dengan pemakai. Cara tersebut dilakukan sebagai upaya mendekati kebutuhan, dan minat pengguna perpustakaan. 

Teknik promosi melalui kontak perorangan dapat dirasa paling efektif untuk menyebarluaskan informasi mengenai produk dan jasa perpustakaan dan dalam hal menarik minat pengunjung.

Kontak perorangan sebagai salah satu teknik promosi yang dilaksanakan di perpustakaan sekolah I'anatut Thalibin adalah

  1. Dalam bentuk sosialisasi mengenai pendidikan pemakai yang dilaksanakan pada tahun ajaran baru.

  2. Melalui kegiatan orientasi pendidikan atau pengenalan sekolah yang menitik beratkan pada orientasi perpustakaan sekolah.

  3. Penyampaian materi berupa pengenalan mengenai tugas, fungsi dan peranan perpustakaan sekolah, peraturan, jenis layanan, koleksi, fasilitas dan staf dengan sasaran agar siswa memahami bagaimana memanfaatkan perpustakaan.

2. Menyebarkan Brosur

Penyebaran brosur kepada pengguna perpustakaan dimaksudkan agar apa yang ada di perpustakaan sekolah diketahui oleh pengguna.

Sehingga dengan mengetahui keberadaan perpustakaan sekolah diharapkan akan timbul minat untuk memanfaatkan sumberdaya perpustakaan.

Brosur tersebut berisi tentang pengumuman, aturan, larangan, dan kegiatan yang berkaitan dengan  perpustakaan sekolah I'anatut Thalibin.


3. Penataan Kondisi Fisik Perpustakaan (Atmospheric)

Penataan lingkungan perpustakaan sekolah I'anatut Thalibin dalam hal ini mencakup penataan interior dan eksterior, termasuk di dalamnya fasilitas yang digunakan untuk menciptakan suasana yang kondusif sehingga pemakai yang datang ke perpustakaan merasa senang, tenang dan nyaman.

Untuk memberikan semangat sekaligus suasana yang segar, diatur sirkulasi udara dan pencahayaan ruangan yang maksimal.



4. Melaksanakan Kegiatan Pendidikan Pemakai

Pendidikan pemakai merupakan kegiatan membimbing atau memberikan petunjuk kepada pengguna dan calon pengguna perpustakaan agar mampu memanfaatkan sumberdaya yang ada di perpustakaan.

Dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan pemakai, Perpustakaan Sekolah I'anatut Thalibin menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu:

  1. Orientasi perpustakaan

    Yaitu pendidikan pemakai untuk memperkenalkan perpustakaan secara umum kepada pemakai baru.

    Pendidikan ini meliputi wisata perpustakaan dan peragaan dengan pustaka pandang dengar mengenai fasilitas dan layanan perpustakaa.


  2. Pengajaran perpustakaan

    Yaitu mendidik pemakai agar dapat menggunakan sumber informasi yang tersedia di perpustakaan. 

    Sumber informasi yang dapat dimanfaatkan pemakai perpustakaan di Perpustakaan Sekolah I'anatut Thalibin meliputi Buku Penunjang Pelajaran, Ensiklopedi Umum, Kamus Bahasa dan Istilah, Koleksi Karya Fiksi dan Nonfiksi, serta sumber informasi lainnya.

    Selain sumber informasi tersebut, pemakai perpustakaan juga diberikan pengajaran mengenai sumber informasi yang didapatkan secara online.


cahaya,pustaka,waiyaidipi,New.com

FILM DOKUMENTER PESTA BABI KETIKA HUTAN PAPUA MENJADI KORBAN PEMBANGUNAN

   pabap pastor: jhon bunai  KETIKA HUTAN PAPUA MENJADI KORBAN PEMBANGUNAN melihaat,cahaya,pustaka,waiyadipi.new.com Dalam  ilmu sosial, eko...

cahaya,pustaka,New.com