-->

Arsip Blog

Iklan

Iklan

Iklan


 

👁

B.sejarah layanan referensi

Selasa, 15 November 2022, November 15, 2022 WIB Last Updated 2022-11-16T00:24:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


              cerpen oleh: apius Bunai ✍️

Menurut Bopp (2000: 4) sejarawan layanan referensi biasa-

nya melacak konsep modern karya referensi Samuel Green 1876,

hubungan pribadi antara pustakawan dan pembaca, kemudian

diterbitkan dalam jurnal perpustakaan Amerika (sekarang jur-

nal perpustakaan). Sampai saat itu, perpustakaan berkonsentra-

si pada pengorganisasian materi, dan pengguna perpustakaan.

diharapkan untuk menemukan apa yang mereka butuhkan se-

cara mandiri. Selama 1880-an dan 1890-an membutuhan staf

khusus dalam prinsip-prinsip membantu pemustaka untuk

memperoleh informasi atau mendapatkan informasi yang selu-

as-luasnya. Ini aktivitas baru, awalnya disebut bantuan kepada

pembaca, dikenal dengan tahun 1890-an sebagai referensi ker-

ja. Pada 1883, perpustakaan umum di beberapa kota besar yang

menawarkan kelas untuk referensi asisten. Pada 1887, sekolah

perpustakaan pertama kali dibuka di Columbia College dan kuri-

kulum memberikan perhatian pada bantuan kepada pengguna.

Pada 1900, banyak perpustakaan umum memiliki ruangan refe-

rensi, di mana bahan referensi yang tersedia di rak-rak terbuka

dan pustakawan referensi yang siap memberikan bantuan da-

lam penggunaan bahan pustaka.

Pelayanan referensi baru dikenal pada abad ke-20. Pada

awalnya pustakawan dikenal sebagai penjaga dan pemelihara

buku saja. Dengan adanya revolusi industri, masyarakat ma-

kin maju. Masyarakat sekarang ingin mengetahui segala hal

dan memperoleh jawabannya, karena itu fungsi pustakawan

meningkat, yaitu menggali bahan-bahan pustaka untuk mem-

peroleh informasi. Sejak itu pustakawan harus ikut menyebar-

luaskan informasi secara aktif. Mulai berkembanglah apa yang

nologi informasi dan komunikasi, maka fungsi perpustakaan

makin berkembang.


Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Humaniora

+